Rabu, 11 April 2018

MATERI PERTEMUAN 9 (NOS PADA SERVER)



MATERI PERTEMUAN 9
(NOS pada Server)

Nama               : Afani Agung Nugroho
Nim                 : 1605551005
Mata Kuliah    : Network Operating System
Dosen              : I Putu Agus Eka Pratama ST.,MT.
Kampus           : Program Studi Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Udayana

Kali ini akan dibahas pemahaman teori mengenai : Network Operating System pada server yang mencakup pengertian server, jeni-jenis server, serta tugas utama yang dilakukan oleh server

Pengertian Server
Server adalah sebuah sistem komputer yang menyediakan jenis layanan (service) tertentu dalam sebuah jaringan komputer. Server didukung dengan prosesor yang bersifat scalable dan RAM yang besar, juga dilengkapi dengan sistem operasi khusus, yang disebut sebagai sistem operasi jaringan (network operating system).Server juga menjalankan perangkat lunak administratif yang mengontrol akses terhadap jaringan dan sumber daya yang terdapat di dalamnya, seperti halnya berkas atau alat pencetak (printer), dan memberikan akses kepada workstation anggota jaringan.



Tugas Server
Tugas utama server adalah melayani komputer client, dan di bagi menjadi beberapa fungsi sesuai dengan jenis server, berikut penjelasannya 
1. Server Aplikasi
Server yang digunakan untuk menyimpan berbagai macam aplikasi yang dapat diakses oleh client.

2. Server Data
Server jenis ini di gunakan untuk menyimpan berbagai data , baik data yang belum diolah ataupun data yang sudah diolah menjadi informasi. data ini dapat di akses oleh client dengna bantuan aplikasi yang ada di server.

3. Server Proxy
Sedangkan Server proxy berfungsi untuk mengatur lalu lintas di jaringan melalui pengaturan proxy. Orang awam lebih mengenal proxy server untuk mengkoneksikan komputer client ke Internet.

Jenis-Jenis Server
Nah, di bawah ini kami akan memberikan informasi mengenai Pengertian dan Macam-Macam Jenis serta fungsi dari Server di Dunia Komputer yang dapat menambah pengetahuan kita bersama.
1. Web Server
Web server adalah sebuah perangkat lunak yang dipasang pada server yang berfungsi untuk menyediakan layanan permintaan data dengan protocol https atau http yang dapat diakses dengan menggunakan browser. Cara kerjanya secara sederhana adalah web server akan merespon permintaan yang ada dengan mengirimkan konten tersebut kembali dalam bentuk gambar, tulisan atau bentuk lainnya. Kemudian akan ditampilkan pada browser.

2. Fax Server
Pengertian dan Macam-Macam Jenis Server di Dunia Komputer yang kedua adalah Fax Server. Sesuai dengan namanya, server ini digunakan untuk melayani kebutuhan Fax bagi client. Fax server ini akan membuat semua sistem penerimaan dan pengiriman fax akan melaluinya. Selain itu, biasanya sebuah fax server telah dilengkapi dengan modem untuk mendukung fax server ini.

3. FTP Server
FTP server adalah Pengertian dan Macam-Macam Jenis Server di Dunia Komputer yang ketiga. Server ini memiliki protocol FTP yang dapat dilakukan sebagai protocol untuk transfer data.

4. Mail Server
Sesuai dengan namaya. Mail server ini memiliki fungsi untuk melayani client khususnya dalam hal berkirim surat. Surat surat yang ada pun akan disimpan di dalam server mail tersebut pula. Selain menyediakan layanan untuk berkirim surat, mail server ini juga menyediakan layanan pelengkap lainnya seperti web interface dimana layanan ini dapat memudahkan client untuk mengorganisir atau menulis surat yang dimiliki oleh client.

5. File Server
Pengertian dan Macam-Macam Jenis Server di Dunia Komputer selanjutnya adalah File Server. File server dapat diartikan sebagai sebuah komputer yang berfungsi untuk menampun sejumlah data yng dimiliki oleh client yang bersangkutan. Biasanya, kapasitas yang dimiliki oleh server ini juga bergantung pada HDD yang ada pada server tersebut.

6. Game Server
Game server merupakan server yang digunakan untuk pusat untuk menghubungkan antar pemain (client) dengan pemain yang lainnya. Game server ini selain merupakan server tersendiri, bisa juga didirikan dari komputer client yang bermain game tersebut.

7. DNS Server
Pengertian dan Macam-Macam Jenis Server di Dunia Komputer ketujuh adalah Domain Name System atau DNS Server. Server ini memiliki fungsi untuk menerjemahkan informasi nama host atau domain menjadi sebuah alamat IP.

8. Proxy Server
Proxy server merupakan sebuah server yang dapat berfungsi sebagai komputer lainnya untuk melakukan permintaan untuk content dari sebuah intranet atau internet.

9. Database Server
Pengertian dan Macam-Macam Jenis Server di Dunia Komputer ini melayani client yang membutuhkan sebuah layanan untuk menyimpan database. port yang digunakan untuk Database Server biasanya 3306 ( Mysql ) dan 5432 ( PgSQL ).

10. Print Server
Server ini merupakan sebuah pusat layanan untuk kegiatan percetakan atau print untuk client. Print Server Client ini merupakan salah satu Pengertian dan Macam-Macam Jenis Server di Dunia Komputer yang ada.

11. Server aplikasi
Server ini bertugas menjalankan aplikasi tertentu yang menyediakan sumber dayanya untuk dapat diproses komputer lainnya di jaringan. Yang termasuk dalam kategori jenis server ini adalah server-server yang menjalankan perangkat lunak yang dibuat khusus untuk program-program tertentu seperti program yang berhubungan dengan fungsi accounting, penjualan, dan lain sebagainya.

12. Streaming Media Server
Server ini melayani servis streaming data media seperti musik, video. Servis ini memungkinkan kita dapat mengakses sebuah konten tanpa kita mendownloadnya terlebih dahulu

Sistem Operasi Untuk Server Komputer
Microsoft Windows
Microsoft merupakan salah satu perusahaan sistem operasi terbesar dan paling banyak digunakan saat ini. Produk sistem operasi yang terkenal adalah Windows.Berikut ini adalah sistem operasi windows untuk komputer server.

Novell Netware
Novell Netware merupakan sistem operasi yang dibuat oleh Novell dan menggunakan sistem corporativ multitasking dalam sebuah komputer server.

Macintosh
Macintosh adalah sebuah sistem operasi yang sibuat oleh Apple, dan sengahja dibuat untuk komputer Apple sendiri. Macintosh juga mampu memberikan Sistem operasi untuk komputer server yang handal, baik itu untuk printer sharing, file sharing, management workgroup, pembaruan server jarak jauh dan lain-lain.

Linux
Linux merupakan sistem operasi Open Source atau gratis yang mempunyai itur sangat handal jika digunakan pada komputer server. Untuk itulah Linix menjadi sistem operasi terbaik dan terbanyak digunakan untuk komputer server. Kelebihan sistem operasi linux diantarnya adalah Mampu bertahan lama tanpa perlu booting ulang saat digunakan dalam waktu berhari-hari, Gratis, Aman dari serangan virus, dan lain-lain (Ubuntu, Debian, OpenSUSE, Fedora, BackTrack, Mandriva, Slackware, PCLinuxOS, CentOS).

Referensi
[1] I Putu Agus Eka Pratama. "PPT Network Operating System Pertemuan 9". 2018.



Rabu, 07 Maret 2018

MATERI PERTEMUAN 4 (scheduling lanjutan)


Nama               : Afani Agung Nugroho
Nim                 : 1605551005
Mata Kuliah    : Network Operating System
Dosen              : I Putu Agus Eka Pratama ST.,MT.
Kampus           : Program Studi Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Udayana

Kali ini akan dibahas pemahaman teori mengenai Algoritma pada Scheduling.

Algoritma Scheduling (lanjutan)
1.  Shortest Process Next (SPN) akan mengecek processing time (waktu pemrosesan/waktu eksekusi) setiap job, yang terpendek dimasukkan ke urutan antrian (queue) terdepan, yang terpanjang paling belakang.

2. Feedback. fokusnya bukan pada waktu eksekusinya, tapi pada berapa lama waktu yang dihabiskan untuk melakukan eksekusi. Job akan masuk ke sejumlah antrian (queue) dengan memfokuskan kepada berapa lama waktu yang dihabiskan sampai melebihi waktu, selanjutnya lepaskan (release) sampai semua proses selesai.



3. Highest Response Ratio Next (HRRN), pilih job yang nilai Response Time-nya terbesar (R).  Nilai R diperoleh dengan rumus (w+s)/s (di mana w =  waiting time = waktu tunggu processor, s = service time)

4. Shortest Remaining Time (SRT) akan memilih yang waktu tunggunya lebih pendek, lalu job yang masuk ke dalam queue memiliki waktu tunggu kurang dari job yang sedang diproses .SRT dengan job yang waktu tunggunya lama dapat menimbulkan starvation (kelaparan?) karena waktu tunggu terlalu lama maka akan mati.

Penjadwalan dan NOS
Berikut ini merupakan peran penjadwalan (Schedulling) pada NOS secara spesifk.
1.  Membantu penjadwalan dari semua service yang ada di dalam server
2.  Memanfaatkan cron, dapat menentukan penjadwalan terhadap suatu proses
3.  Dikaitkan dengan log dan cron, dapat membantu system administrator di dalam memperoleh data dan informasi mengenai sistem pada server (melalui bantuan sistem operasi).

Praktik Mandiri (Melihat Log Sistem)

Berikut merupakan proses yang terjadi pada Log Sistem. Ketik perintah pada terminal nano /var/log/syslog pada OS Linux.

Berikut merupakan list dari semua file yang dilihat dengan menggunakan perintah cd/ /var/log, lalu ketik ls -la.



Referensi

[1] I Putu Agus Eka Pratama."PPT Network Operating System Pertemuan 4". 2018


Rabu, 28 Februari 2018

MATERI PERTEMUAN 3 (Scheduling)


MATERI PERTEMUAN 3 
(Scheduling)

Nama               : Afani Agung Nugroho
Nim                 : 1605551005
Mata Kuliah    : Network Operating System
Dosen              : I Putu Agus Eka Pratama ST.,MT.
Kampus           : Program Studi Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Udayana

Kali ini akan dibahas pemahaman teori mengenai Scheduling, Multiprogramming, Jenis-jenis Scheduling dan Algoritma pada Scheduling.

Scheduling pada Sistem Operasi
         Scheduling adalah satu atau beberapa buah aturan, mekanisme, dan prosedur di dalam sistem operasi (melibatkan kernel, aplikasi, process) terkait dengan urutan kerja yang dilakukan oleh komputer dan sistem komputer. Penjadwalan bertugas memutuskan :
  • ·     Proses yang harus berjalan
  • ·     Kapan dan selama berapa lama proses itu berjalan.
Multiprogramming
Multiprogramming merupakan kemampuan sistem operasi untuk menjalankan 2 aplikasi atau lebih secara bersama – sama, menghasilkan sejumlah proses. Multiprocessing merupakan kemampuan penanganan 2 process atau lebih secara bersama – sama. Multiprogramming dengan Multiprocessing memiliki perbedaan yaitu :
  • Multiprogramming lebih ditekankan di sisi software.
  • Multiprocessing lebih ditekankan di sisi hardware.
Peran Scheduling
Adanya penjadwalan berperan penting dalam sistem operasi. Beberapa peran tersebut adalah sebagai berikut.
  • Memaksimalkan throughput.
  • Memaksimalkan kinerja dan waktu processor.
  • Efsiensi process.
  • Keadilan (fairness) pada semua job dan aplikasi
  • Meminimalkan waktu tanggap (time respond).
  • Optimalisasi sumber daya (resource)
Jenis-jenis Scheduling
Scheduling sendiri dibagi beberapa jenis yaitu :


1.         Penjadwalan jangka Panjang (Long Term Scheduling)
Penjadwalan Jangka Panjang (Long Term) bisa diartikan sebagai suatu penambahan proses baru ke dalam sekelompok proses yang akan dieksekusi oleh computer. Penjadwalan ini terjadi ketika suatu proses yang baru diciptakan dan masih berlokasi di dalam HDD (Harddisk). Frekuensi yang dilakukan oleh penjadwalan ini juga lebih panjang dari pada medium-term schedulingnya serta apabila penjadwalan tersebut dalam menambah suatu proses membuat coarse-grained. Pada penjadwalan jangka panjang apabila makin banyak proses yang diciptakan maka kualitas tiap layanan untuk setiap proses berkurang.

2.         Penjadwalan Jangka menengah (Medium Term Scheduling)
Penjadwalan jangka menengah atau medium-term adalah suatu keputusan menambah suatu proses secara keseluruhan/sebagian ke dalam memori utama, scheduling tersebut terjadi saat swapping. Frekuensinya juga lebih sering dilakukan dari pada long-term schedulingnya.

3.         Penjadwalan jangka pendek (Short Term Scheduling)
Penjadwalan jangka pendek atau short term adalah keputusan di mana memilih salah satu proses yang akan dieksekusi diantara beberapa jumlah proses yang sudah atau telah siap dieksekusi. Scheduling ini sangat sering dilakukan dan penjadwalan tersebut juga mempunyai tugas untuk mengirimkan job (dispatcher).

4. Penjadwalan I/O (I/O Scheduling)
Penjadwalan I/O sendiri berarti memilih proses yang mana yang akan diberi kesempatan terlebih dahulu untuk menggunakan I/O device diantara beberapa proses yang akan sama-sama menggunakan device tersebut.

Algoritma Scheduling
Ada banyak sekali agoritma scheduling di dalam sisem operasi, namun akan dibahas yang terpenting saja (fundamental dan digunakan di banyak sistem operasi : windows, linux, mac, free bsd, android) .Algoritma scheduling membantu alur scheduling pada sistem serta membantu programmer di dalam pengembangan aplikasi terkait dengan sistem operasi.
1.         Round Robin
Round Robin merupakan algoritma yang menggilir proses yang ada di antrian. Proses akan mendapat jatah sebesar time quantum. Jika time quantum-nya habis atau proses sudah selesai, CPU akan dialokasikan ke proses berikutnya. Jadi,,semua proses mendapat jatah waktu yang sama dari CPU yaitu (1/n), dan tak akan menunggu lebih lama dari (n-1)q dengan q adalah lama 1 quantum.

2.         FIFO (First in First Out)
FIFO merupakan First In, First Out (Pertama Masuk, Pertama Keluar), sebuah abstraksi yang berhubungan dengan cara mengatur dan memanipulasi data relatif terhadap waktu dan prioritas, atau lebih sederhananya FIFO salah satu teknik pengelolaan queue atau penanganan tugas yang bertumpuk, yaitu item yang pertama akan dikerjakan lebih dahulu.

Kelebihan FIFO
  • Dalam kriteria efisiensi, penjadwalan FIFO sangat efisien dalam penggunaan proses.
  • Algoritmanya cukup sederhana
Kelemahan FIFO
  • Dalam kriteria adil, penjadwalan FIFO adil dalam arti resmi (dalam semantic/arti antrian) yaitu proses yang pertama datang, akan dilayani pertama juga), tapi dinyatakan tidak adil karena proses-proses yang perlu waktu lama membuat proses-proses pendek menunggu. Proses-proses tidak penting dapat membuat proses-proses penting menunggu.
  • Penjadwalan sangat tidak memuaskan karena proses menunggu lama, aktu tanggapnya sangat jelek. *Tidak cocok untuk sistem interaktif.
  • Turn around time tidak bagus.
  • Throughtput tidak bagus.
  • Tidak dapat digunakan untuk sistem waktu nyata
3.         Shortest Job First
Algoritma scheduling Shortest Job First memperbaiki kekurangan dari FIFO, dimana proses yang pendek akan didahulukan sehingga meskipun antrian panjang, proses yang pendek akan tetap didahulukan.

Referensi
[1] I Putu Agus Eka Pratama."PPT Network Operating System Pertemuan 3". 2018.


Senin, 19 Februari 2018

MATERI PERTEMUAN 2 (Process)

MATERI PERTEMUAN 2
(Process)
Nama               : Afani Agung Nugroho
Nim                 : 1605551005
Mata Kuliah    : Network Operating System
Dosen              : I Putu Agus Eka Pratama ST.,MT.

Kampus           : Program Studi Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Udayana

Kali ini akan dibahas pemahaman teori mengenai : Konsep dasar dan defnisi dari proses, Keadaan/status proses, Process Control Block, Manajemen proses.

Definisi Proses
Proses adalah Unit kerja terkecil yang secara individu memiliki sumber daya dan dijadwalkan oleh sistem operasi. Program yang sedang dalam kondisi dijalankan (eksekusi). Proses menggambarkan aktifitas yang sedang terjadi pada sistem operasi (oleh aplikasi), disertai dengan nilai dari program counter dan isi dari daftar prosesor (processor’s register). Suatu proses umumnya termasuk process stack, berisi data temporer (parameter metoda, address yang kembali, variabel lokal) dan sebuah data section, yang berisikan variabel global.

Proses Bukan Kode Program
Program bukan sebuah proses, program merupakan sebuah entitas pasif. Program memerlukan Program Counter untuk menjalankan instruksi  selanjutnya yang akan dijalankan, didukung dengan seperangkat sumber daya (resource). .Dua proses dapat dihubungkan dengan program yang sama, di mana program tersebut dianggap dua urutan eksekusi yang berbeda. Tiap-tiap proses ini adakah proses yang berbeda meski kontennya sama. Juga adalah umum untuk memiliki proses yang menghasilkan banyak proses begitu ia bekerja.

Kondisi Proses
Proses sejatinya bersifat mengubah state (kondisi awal/statis). .Setiap proses pasti memiliki status proses masing – masing.


Sumber : www.google.com



Berikut ini adalah 5 kondisi proses dalam sistem operasi :
  1. New → proses sedang dikerjakan/ dibuat.
  2. Running → instruksi sedang dikerjakan.
  3. Waiting → proses sedang menunggu sejumlah kejadian untuk terjadi (seperti sebuah penyelesaian I/Oatau penerimaan sebuah tanda/ signal).
  4. Ready → proses sedang menunggu untuk ditugaskan pada sebuah prosesor.
  5. Terminated → proses telah selsesai melaksanakan tugasnya/ mengeksekusi.


Process Control Block (PCB) 
Process Control Block adalah informasi-informasi lain yang diperlukan SO untuk mengendalikan dan koordinasi beragam proses aktif. Process Control Block (PCB) berfungsi untuk menggambarkan setiap proses pada sistem operasi, memuat informasi spesifk dari setiap proses.

Sumber : www.google.com

Berikut ini merupakan informasi yang ditampilkan pada setiap proses :
  1. Keadaan proses: Keadaan mungkin, new ,ready ,running, waiting, halted, dan juga banyak lagi.
  2. Program counter: Counter mengindikasikan address dari perintah selanjutnya untuk dijalankan untuk ditambah code information pada kondisi apapun. Besertaan dengan program counter, keadaan/ status informasi harus disimpan ketika gangguan terjadi, untuk memungkinkan proses tersebut berjalan/bekerja dengan benar setelahnya.
  3. Informasi manajemen memori: Informasi ini dapat termasuk suatu informasi sebagai nilai dari dasardan batas register. tabel page/ halaman, atau tabel segmen tergantung pada sistem memori yangdigunakan oleh sistem operasi.
  4. Informasi pencatatan: Informasi ini termasuk jumlah dari CPU dan waktu riil yang digunakan bataswaktu, jumlah akun, jumlah job atau proses, dan banyak lagi.
  5. Informasi status I/O: Informasi termasuk daftar dari perangkat I/O yang di gunakan pada proses ini,suatu daftar open file dan banyak lagi.
  6. CPU register: Register bervariasi dalam jumlah dan jenis, tergantung pada rancangan komputer.Register tersebut termasuk accumulator, index register, stack pointer, general-puposes register.
PCB berfungsi sebagai tempat penyimpanan informasi apa pun yang bervariasi dari proses ke proses

Manajemen Proses
Sistem operasi di dalam menangani proses, dapat melakukan manajemen proses, yang meliputi 9 hal :
  1. Penciptaan proses
  2. Penghancuran/terminasi proses
  3. Penundaan proses.
  4. Melanjutkan kembali proses.
  5. Mengubah prioritas proses.
  6. Memblok proses.
  7. Membangunkan proses.
  8. Menjadwalkan proses.
  9. Memungkinkan proses berkomunikasi dengan proses lain.
Praktik Mandiri

Setelah membahas materi tentang process diatas, sekarang akan mencoba menjalankan perintah "top" pada sistem operasi Linux Ubuntu.


Perintah "top" dijalankan pada terminal. Sebelumnya saya akan membuka beberapa aplikasi yang tersedia lalu langsung jalankan perintah top. Pada gambar diatas merupakan hasil eksekusi perintah "top". Total proses yang terjadi yaitu 229, 228 sedang sleeping dan 1 sedang running.

Referensi :
[1] I Putu Agus Eka Pratama. "PPT Network Operating System". 2018



MATERI PERTEMUAN 1 (OPERATING SYSTEM)




MATERI PERTEMUAN 1
(Operating System)

Nama               : Afani Agung Nugroho
Nim                 : 1605551005
Mata Kuliah    : Network Operating System
Dosen              : I Putu Agus Eka Pratama ST.,MT.
Kampus           : Program Studi Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Udayana

Apa itu (OS) Operating System ? Operating system atau yang biasa di sebut Sistem Operasi merupakan salah satu perangkat lunak atau software yang bertanggung jawab mengatur atau mengontrol kerja perangkat keras atau hardware dan menjalankan aplikasi atau software didalam suatu sistem komputer. Menurut William Stalling : Sistem Operasi merupakan program komputer (software) utama yang bertindak sebagai penghubung dan tatap muka (interface) antara hardware dengan software lainnya, yang sekaligus mengontrol eksekusi program,software, dan aplikasi”

SISTEM OPERASI
 Hasil gambar untuk linux

Sumber : www.google.com

Linux adalah sebuah perangkat lunak yang berupa sistem operasi pada open source yang disebarluaskan secara gratis di bawah naungan lisensi GNU (Gnu Not Unix). Software ini merupakan turunan unix yang bekerja di berbagai jenis hardware komputer. Lisensi GNU memberikan program lengkap beserta sumber kodenya (source code).
Selain itu, GNU memberikan hak mengkopi kode sumber sebanyak mungkin bahkan mengubahnya sekalipun. Semua yang dilakukan itu legal di bawah payung lisensi. Pihak yang berkeinginan menarik biaya dalam penggandaan atau pengiriman program juga diperbolehkan oleh lisensi GNU.

 Hasil gambar untuk freebsd
Sumber : www.google.com

FreeBSD adalah salah satu system operasi yang bersifat open source. FreeBSD sebagai salah satu dari keluarga BSD, saat ini sangat banyak digunakan dan bahkan dikembangkan di berbagai kalangan individu, perusahaaan dan bahkan universitas. Bila dibandingkan dengan Windows, FreeBSD relatif lebih sulit dalam penggunaan, karena masih bersifat text base dalam memberikan command, sedangkan windows memiliki GUI yang jauh lebih dibandingkan dengan FreeBSD. Namun, terdapat juga varian BSD yang memiliki GUI, seperti PC-BSD. Keunggulan FreeBSD dibandingkan dengan Windows, adalah kebebasan dalam penggunaan, bahkan pengembangan dari system operasi tersebut, karena lisensi yang sudah dijamin untuk kebebasannya.

Struktur Software dan Hardware Komputer

Seperti yang kalian ketahui sistem komputer terbagi dalam lapisan-lapisan, maka Sistem Operasi adalah  penghubung antara lapisan hardware dan lapisan software. Sistem Operasi melakukan semua tugas-tugas penting dalam komputer, dan menjamin aplikasi-aplikasi yang berbeda dapat berjalan secara bersamaan dengan lancar. Sistem Operasi menjamin aplikasi software lainnya dapat menggunakan memori, melakukan input dan output terhadap peralatan lain dan memiliki akses kepada sistem file. Untuk mengetahui penghubung atau hubungan antara lapisan hardware dan software dapat dilihat pada gambar dibawah ini.

Gambar : Computer Hardware dan Software Structure

Peran Sistem Operasi
Berikut ini merupakan beberapa peranan penting dari sistem operasi.
1.         Membantu pengembangan software (IDE, debugger, editor).
2.         Eksekusi program (executable, install)
3.         Akses ke I/O Device
4.         Kontrol akses ke file dan data (privillege)
5.         Akses ke sistem (root, user)
6.         Deteksi error dan penanganannya
7.         Menghitung statistik penggunaan resource komputasi.
8.         Manajemen instruksi melalui bahasa mesin (software) dan hardware
9.       Penanganan data binari
10.    Penyediaan API (Application Programming Interface) untuk pengembangan     software.

Sistem Operasi dan Manajemen Resource



Gambar : Os dan Manajemen Resource

Berdasarkan gambar diatas Sistem operasi menangani langsung instruksi ke processor untuk langsung mengeksekusi sebuah program, mengatur waktu eksekusi (time execution), dan mengatur penjadwalan program yang akan dijalankan.

Referensi :
[1] I Putu Agus Eka Pratama. "PPT Network Operating System". 2018